Tidak ada jaminan dalam hidup ini, yang ada hanya kesempatan-Jendral Douglas Mac Arthur._____Kebesaran manusia terletak pada kekuatan pemikirannya-Blaise Pascal._____Menilai seseorang sebaiknya dari pertanyaan, bukan dari jawabannya-Francois Marie Arouet._____Nasib merupakan sisa dari rancangan-Branch Rickey._____Kebijaksanaan mengacu pada pengupayaan pencapaian tujuan-tujuan yang paling baik dengan cara-cara terbaik-Frances Hutcheson._____Tidak ada yang mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin–Napoleon Bonaparte._____Berharaplah selalu untuk hal-hal terbaik, ikhlaskan senantiasa apa pun yang terbaik-Pepatah Inggris._____Pengalaman adalah apa yang anda dapatkan ketika anda tidak mendapatkan apa yang anda inginkan-Peribahasa Italia._____Janganlah merasa diri anda lebih tinggi d'antara yg rendah tetapi merendahlah ketika anda berada diantara yg tinggi _____Kesenangan bukan berasal dari apa yang anda dapatkan tetapi dari apa yang anda pikirkan____Tidak ada kesenangan yang abadi____

Senin, 10 Januari 2005

Kegiatan

Unit Kegiatan Mahasiswa Lingkar Ilmiah Studi Mahasiswa Universitas Tanjungpura akan mengadakan WRM ( Workshop Research Mahasiswa ) yang akan dilaksanakan pada :

Hari :Minggu,20 Juni 2010
Waktu :07.30-selesai
Tempat :Rektorat Untan Lantai III

Di harapkan pada segenap Civitas Akademika Se-Kota Pontianak agar dapat hadir pada acara tersebut. peserta akan mendapatkan info penting seputar penelitian yang pastinya sayang untuk dilewatkan

info Lebih Lanjut :
susan :0852 4580 7867
Dikta :0852 4540 7993


Pada tanggal 16 april lalu kami berkesempatan untuk nonton bareng Film Alangkah Lucunya Negeri Ini dari film tersebut banyak sekali adegan yang membuka mata kita akan kondisi bangsa kita yang sebenarnya.

Berikut hasil Resensi nya !!!
Alangkah Lucunya Negeri Ini !!!
Resensi

Film ini disutradai dan diperankan langsung oleh Dedy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Miharja ( tiga aktor senior ). film ini mengambil latar kehidupan kota yang diwarnai dengan berbagai aktifitas dari yang aktifitas elite hingga marjinal. Dalam cerita ini lebih memfokuskan pada kehidupan anak-anak kota yang berprofesi sebagai pencopet. Muluk yang diperankan oleh Reza rahardian berperan sebagai seorang yang ingin merubah kehidupan anak—anak tersebut, yang tadinya berprofesi sebagai pencopet menjadi pedagang asongan. Anak-anak tersebut memiliki seorang Bos bernama bang jarot yang diperankan oleh Tio Pakusadewo bos mereka lah yang bekerja sama dengan muluk agar para pencopet cilik ini tidak bekerja sebagai pencopet lagi, tetapi bekerja dengan pekerjaan yang lebih baik. Dalam film ini saya terkesan dengan akting tio pakusadewo, ia sangat menghayati perannya apalagi ketika adegan dimana ia memukul kepala anak-anak tersebut hal itu saya lihat sangat natural, apalagi selain pemain teater cilik, terdapat pula anak jalanan dan pencopet sungguhan yang belum pernah berakting sebelumnya, hal ini membuat film tersebut lebih terlihat natural. pemilihan lokasinya pun sangat strategis memberikan gambaran yang jelas terhadap perbedaan antara yang kaya dan yang miskin.
Permasalahan yang diangkat dalam cerita ini juga cukup bagus malah bisa dibilang sangat baik selain komedi yang menghibur, terdapat pula cerita tentang kesenjangan sosial , tindakan semena-mena Satpol PP dan masih banyak lagi adegan yang bakalan membuka mata kita akan kondisi sebenarnya bangsa kita. Dalam film ini juga diceritakan syamsul yang diperankan oleh Asrul Dahlan seorang sarjana pendidikan dan pipit yang diperankan oleh tika Bravani dua orang junior dalam dunia akting yang memberikan arti penting pendidikan. ending dari cerita ini lah yang memberikan klimaks yang cukup menyentuh.
Film ini membuka mata kita akan kondisi yang terjadi pada bangsa kita. dan menurut saya film ini sayang untuk dilewatkan.

0 komentar:

Posting Komentar